Rendez-Vous

BSR - Rendezvous

[Home Swet Home]
rumahku entah di mana
tak kutemukan di sajak-sajak
di matahari, dan di bulan
karena tidurku
di bawah bintang-bintang
jauh di rimba belantara
tenggelam di dasar lautan
mesti pulang ke mana
setelah letih mengembara?

Heri H. Harris

[Rendez-Vous]
mengapa penderitaan kaupinang
padahal kesenangan
dapat kauraih dengan gampang
ah, mengapa masih saja bertanya tentang itu
biarkan, biarkan aku menempuh jejak di rimba
biarkan, biarkan aku mereguk kisah-kisah
jangan suruh aku berhenti
dengan tangis atau senyummu
sebab aku tak akan peduli!

Toto ST Radik

[Jesse, Namanya]
gadis manis
jangan biarkan sunyi mengiris-irisku lagi
telah cukup perjalanan lelahku
menempuh beratus putaran jarum jam
melewati duri sangsi dan nyeri hari-hari
kirimkan ombakmu senantiasa
agar bertemu kita
lumat di muara

Toto S T Radik

[Elegi Buat Jesse]
selembar daun jatuh terguling ke jalanan
selembar daun jatuh terkulai sendirian
selembar daun jatuh terisak kesepian
selembar daun jatuh terempas dari kehidupan

Toto ST Radik

[Viva, Jesse!]
bulan empat belas menyelinap
di kamarku yang kelam dan senyap
kilau peraknya menerpa potretmu
duh! masih engkaukah yang berkelebat?
bulan empat belas, tak mau tahu
kilau peraknya mengerjap dalam tatapanku
mengingatkan aku pada gelisahmu

Rys Revolta

[Kencan]
“Kalau ingin menjadi seorang pengarang, pergilah
ke tempat yang jauh, atau merantaulah ke negeri ,
orang. Lalu tulislah pengalaman-pengalaman yang
didapat. “

W. Somerset Maugham

[Gonjlengan]
“Saya berpesan pada anak-anak yang punya persoalan
dengan orangtua, janganlah kalian putus asa.
Percayalah pada diri kalian sendiri. Teruslah
berjuang, karena itu yang akan mengubah nasibmu…

Danny Lalande

[Sabung Ayam]
berjalan menempuh ilalang
yang tak henti menghadang
kawan seperjalanan cuma gelisah
mengatasi sepi
hidup pun seolah nyanyian panjang
merjan ketidakpastian:
mimpi buruk yang selalu berulang!

Toto S T Radik

[Happy Sweet 17]
tujuh belas lilin warna-warni
menyala bergoyang-goyang
kenangan masa kecil membayang di matamu
dan aku pun termangu mencari masa lalu
yang terlupa ditelan pengembaraan panjang:
O, betapa asingnya! betapa asingnya!

Toto ST Radik

[Blues untuk Mama]
Kau adalah tugu kasih sejati
takkan pemah kujumpa dua
di tanah ini

Di penghujung malam nan biru senyap
Kaulepas aku dari katup sucimu
Beriring erang tertahan
dan selembar nyawa sedia putus asa

Kuyakin kapan pun ketulusanmu
tak bisa kusembunyikan
Meski kulari ke langit tingkat tujuh
Pada darahku, darahmu merambah
Menembus sukaNya

Rys Revolta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: